|
Oleh: Taufik Abidin
|
|
Sunday, 08 October 2006 |
|
Perl atau Practical Extraction and Report Language dirancang oleh Larry Wall dipertengahan tahun 1980-an ketika ia ingin membuat bug-reporting system namun bahasa pemograman yang tersedia, seperti awk, tidak dapat memenuhi keinginannya. Larry bisa saja waktu itu menggunakan bahasa pemrograman seperti C atau C++, tetapi karena dia menginginkan agar system-nya itu bisa dijalankan melalui shell ala awk, akhirnya dia memutuskan untuk merancang bahasa baru yaitu Perl. Secara umum, Perl bisa dikategorikan berada diantara bahasa pemograman tingkat tinggi (high-level programming language) seperti pemograman shell dan bahasa pemograman tingkat rendah (low-level programming language) seperti C, C++ atau assembly. Program yang ditulis dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi biasanya lambat dan sangat tergantung pada command yang disediakan oleh operating system. Sebaliknya, program yang ditulis dengan bahasa pemrograman tingkat rendah cendrung lebih cepat, namun lebih sulit dalam menuliskannya, walau hampir semua hal dapat ditulis dengan bahasa pemrograman level ini. Perl dirancang untuk menjembatani ketimpangan diantara kedua level bahasa pemrograman di atas. Sejak pertama sekali diperkenalkan sampai dengan saat ini, Perl berkembang dengan sangat cepat. Perl versi 5 yang cukup populer dan stabil, tidak lama lagi akan digantikan dengan Perl versi 6. Versi teranyar ini tentu saja memiliki fitur-fitur yang lebih baik dari versi sebelumnya. Informasi yang lebih lengkap tentang Perl versi terbaru ini dapat anda peroleh di http://dev.perl.org/perl6 dan http://www.pugscode.org.
|
|
Selengkapnya
|
|